Tampilkan postingan dengan label Perhiasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perhiasan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Juni 2012

Bentuk-Bentuk Investasi Emas Logam Mulia


Saat ini telah tersedia berbagai opsi bagi para investor untuk berinvestasi emas. Tergantung alasan dan kondisi keuangan Anda saat memutuskan untuk berinvestasi emas. Saat ini terdapat 10 opsi investasi emas yakni:
  • ·         Perhiasan
  • ·         Emas logam mulia
  • ·         Koin emas
  • ·         Pool Account
  • ·         Exchange Trade Funds (ETF)
  • ·         Sertifikat kepemilikan emas (Gold Sertificate)
  • ·         Saham tambang emas (Gold mining stock)
  • ·         Gold Accumulation Plans (GPA)
  • ·         Gold Oriented Funds
  • ·         Gold Warrant

Namun di Indonesia hanya terdapat empat opsi investasi emas, yaitu perhiasan, koin emas dinar, emas logam mulia dan pool account. Manakah pilihan terbaik semua tergantung pada alasan dan kondisi keuangan Anda saat memutuskan berinvestasi emas. Bagian berikut ini akan membahas satu per satu bentuk investasi emas di Indonesia baik kelebihan maupun kekurangannya.


source : kebunemas.pdf rully kustandar

Investasi Emas Dalam Bentuk Perhiasan


Inilah bentuk paling dasar dari investasi emas. Membeli perhiasan merupakan cara lama berinvestasi emas dan masih bertahan hingga hari ini. Perhiasan memang identik dengan wanita dan merupakan industri yang menyerap lebih dari 60% produksi emas dunia. Faktor yang mendorong meningkatnya kebutuhan dan investasi perhiasan emas berbeda antara satu negara dan negara lain. Seperti di India, lebih dari 50% perhiasan emas dibeli untuk upacara perhiasan. Wanita India juga menganggap perhiasan emas sebagai bentuk aktualisasi dari status sosial, sehingga lebih dari 75% wanita India konsisten mencari desain baru setiap tahunnya. India memandang perhiasan emas sebagai kebutuhan dasar rumah tangga dan bukan bentuk investasi. Pada tahun 2009 India menyerap lebih dari 440 tonnes produksi emas dunia hanya untuk industri perhiasan. Berbeda dengan bangsa China yang memandang perhiasan emas sebagai bentuk investasi. Inilah yang menyebabkan lebih dari 80% perhiasan China terbuat dari emas logam mulia - 24K. Wanita Cina terbiasa menabung dalam bentuk perhiasan emas, karena anggapan bahwa emas membawa kemakmuran dan rejeki. Perhiasan emas juga diyakini lebih likuid dibanding uang kertas. Banyak kegiatan upacara penting seperti kelahiran, pernikahan dan kematian melibatkan perhiasan emas. Dengan meningkatnya standar hidup bangsa Cina semakin banyak wanita yang berinvestasi dalam bentuk perhiasan. Pada tahun 2009 secara mengejutkan bangsa Amerika menunjukkan peningkatan signifikan dalam industri perhiasan emas. Wanita Amerika juga mulai memandang perhiasan emas sebagai bentuk investasi untuk diturunkan pada generasi berikutnya seperti yang dilakukan nenek moyang mereka. Dua dari tiga wanita Amerika mencari dan membeli perhiasan rancangan desainer terkenal dengan tidak mempedulikan karat atau kualitas emas. Bagi mereka perhiasan emas lebih bersifat aksesoris daripada bentuk investasi. Ilustrasi diatas menunjukkan bahwa kebudayaan dan pola pandang masyarakat mempengaruhi proses pembelian perhiasan emas. Tetapi bagaimanakah sebenarnya kelebihan maupun kekurangan dari investasi emas dalam bentuk perhiasan? Pertama keuntungan investasi perhiasan emas adalah mudah disesuaikan dengan kondisi keuangan pada saat Anda membeli. Variasi perhiasan emas sangat banyak, mulai dari karat (18K, 22K, 24K bahkan dibeberapa daerah masih terdapat emas dengan kadar 15K) hingga berat (Anda dapat membeli perhiasan dengan berat dibawah 1 gr). Harganya pun bervariasi, di beberapa tempat Anda dapat melakukan proses tawar-menawar. Modal awal yang diperlukan untuk membeli perhiasan emas termasuk kecil. Inilah daya tarik paling utama dalam investasi perhiasan emas. Kedua mudahnya akses untuk memperoleh perhiasan emas. Di setiap kota sampai desa Anda akan mudah menemukan toko mas. Di kota besar, toko mas bahkan bisa Anda temukan di mall-mall. Perhiasan emas mudah diperdagangkan dan tidak banyak persyaratan yang diperlukan jika Anda hendak berdagang emas. Ketiga dapat berfungsi sebagai aksesoris. Alasan utama wanita membeli perhiasan emas adalah mempercantik diri. Masih banyak wanita memandang perhiasan emas sebagai penunjuk status sosial. Tentu saja seiring tekanan ekonomi dan ketidakpastian politik, perhiasan emas mulai dipandang sebagai bentuk investasi. Walau demikian perhiasan emas tidak dapat dikatakan sebagai investasi. Ada cukup banyak kelemahan perhiasan emas jika dijadikan sebagai investasi baik jangka pendek maupun jangka panjang. Jika Anda berinvestasi, tentu Anda ingin memperoleh keuntungan setelah jangka waktu tertentu. Anda harus mampu menaksir kondisi investasi Anda saat ini dan dimasa yang akan datang, karena dengannya Anda dapat mengambil keputusan apakah hendak berpindah atau bertahan dalam satu bentuk investasi tertentu. Lalu apa yang menyebabkan perhiasan emas tidak tepat dikatakan sebagai bentuk investasi emas? Pertama-tama markup yang tinggi saat Anda membeli perhiasan emas. Saat Anda membeli perhiasan emas, Anda tidak hanya membayar kadar dan berat emasnya semata. Tetapi biaya manufaktur termasuk biaya tenaga kerja, kemudian biaya perancang (jika perhiasan Anda dirancang oleh perancang terkenal) juga pajak dan ongkos pengiriman dari pabrik ke toko penjual. Jika perhiasan emas itu menggunakan bahan-bahan tambahan seperti zircon (lazim digunakan sebagai hiasan) tentu ada biaya tambahan lagi. Belum lagi ada biaya operasional toko. Semua itu dibebankan pada pembeli. Sehingga mark up perhiasan emas bisa mencapai 100% atau lebih. Masalah timbul saat Anda hendak menjual kembali perhiasan emas. Toko emas hanya akan membeli atau membayar sesuai dengan berat dan kadar emas. Toko emas tidak peduli apakah perhiasan Anda dirancang oleh perancang internasional atau emasnya berasal dari tambang Amerika. Kehilangan hampir separuh dari nilai investasi awal bukanlah pilihan yang bijak bagi investor manapun. Inilah alasan utama mengapa perhiasan emas tidak cocok dipakai sarana berinvestasi. Anda akan mudah kehilangan nilai investasi karena keputusan sepihak, yakni pihak pembeli (toko emas). Alasan mengapa toko emas hanya akan membayar sesuai dengan berat dan kadar emas adalah karena biasanya perhiasan emas ini akan dilebur ulang dan dibentuk menjadi perhiasan baru. Likuiditas emas hanya berlaku untuk bahan baku, bukan pada modelnya. Sering kali perhiasan emas sulit dijual ulang karena modelnya sudah ketinggalan jaman. Terkadang beberapa toko emas bersedia menerima kembali perhiasan yang mereka jual, namun dengan selisih yang cukup besar (bisa mencapai 20% dari harga jual). Memang pada akhirnya nilai dari perhiasan emas akan naik seiring dengan kenaikan harga emas. Namun dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk menutup kerugian dari selisih harga jual - beli yang sedemikian besar. Alasan kedua mengapa perhiasan emas tidak cocok dijadikan sarana investasi adalah karena tidak adanya sertifikat keaslian yang menyertai perhiasan emas. Pada saat Anda membeli perhiasan emas, Anda tidak dapat memastikan bahwa perhiasan yang dibeli memang mengandung kadar emas sesuai aturan. Anda harus mempercayai apa kata pedagang atau toko emas. Jika Anda membeli perhiasan emas 18 K seberat 5 gram, maka secara teoritis akan mengandung 3,75 gram emas murni (24 K). Anda tidak dapat memastikan apakah benar terkandung 3,75 gram emas murni. Anda juga tidak tahu logam apakah yang digunakan sebagai bahan campuran yang menjadikan perhiasan tersebut bernilai 18K. Umumnya ada dua logam yang biasa dipakai sebagai bahan campuran yakni, perak (Ag) dan tembaga (Cu). Secara logika perhiasan emas dengan campuran perak akan mempunyai harga jual lebih mahal. Tetapi tidak pernah ada cara mudah dan murah untuk melakukan pengecekan apakah perhiasan emas yang kita beli memang menggunakan perak sebagai bahan campurannya. Inilah kelemahan investasi perhiasan emas, tanpa adanya sertifikat keaslian sangatlah sulit menentukan apakah emas yang kita beli mempunyai kadar sesuai ketentuan. Kita tidak benar-benar tahu kondisi investasi kita, karena tidak adanya kepastian nilai uang yang telah ditanamkan. Apakah investasi saya berkembang? Berapakah tingkat pengembalian modal saya? Pertanyaan ini sulit dijawab karena Anda sendiri tidak mengetahui berapa sebenarnya nilai investasi awal. Emas memang bukan produk yang mempunyai resiko serupa dengan komoditas penyimpan kekayaan lainnya seperti tanah, ternak dan hasil panen. Emas merupakan logam yang tidak dapat berkarat pada suhu ruangan, tidak pudar oleh waktu, dan tidak akan mati seperti ternak. Harganya tidak ditentukan oleh kebijakan pemerintah seperti uang yang terancam kehilangan nilainnya setiap terjadi perubahan kebijakan ekonomi. Tetapi emas dalam bentuk perhiasan rentan mengalami kerusakan. Kalung mudah patah, kaitan anting sering patah dan cincin sering menjadi kusam akibat lecet parut. Hal-hal seperti ini dapat menurunkan harga jual kembali perhiasan emas. Selain itu mengenakan perhiasan emas juga mempunyai resiko yang tidak kecil. Kecuali Anda membeli perhiasan emas hanya untuk disimpan dan tidak digunakan, maka perhiasan emas bukanlah bentuk investasi emas yang baik.

Kamis, 21 Juni 2012

Emas Dalam Perhiasan


Perhiasaan adalah bentuk emas yang paling banyak beredar di masyarakat dan selama beratusratus tahun dianggap sebagai bentuk dasar investasi emas. Banyak orang baik di kota maupun desa menyimpan sedikit kekayaan dalam bentuk perhiasan emas. Lebih dari 60 % produksi emas dunia diserap oleh industri perhiasaan dan India adalah satu negara yang menyerap paling banyak (lebih dari 30%). Pada tahun 2009 India membutuhkan lebih dari 440 tonnes emas hanya untuk kebutuhan industri perhiasaan. Disusul negara China dan Amerika. Perhiasan emas mempunyai standar emas 18K. Hal ini dimaksudkan agar perhiasan emas tidak mudah rusak atau patah. Salah satu badan yang menstandarisasi perhiasan 18K adalah World Council Gold melalui lini produk K-Gold dengan segmen pasar China sebgai titik awal peluncurannya. Pertumbuhan ekonomi yang signifikan telah meningkatkan animo masyarakat akan kepemilikan perhiasan emas. Perhiasan emas selalu dipandang sebagai komoditas yang mampu menaikkan derajat sosial pemakainya. Dua dari tiga wanita menganggap perhiasan emas sebagai bentuk investasi sekaligus mempercantik penampilan. Sebagai bentuk investasi, perhiasan emas memang memenuhi syarat mudah dibawa atau dipindahtangankan serta tidak mudah rusak. Anda juga dapat membeli sesuai dengan kondisi keuangan. Proses pembelian juga cukup mudah, Anda tinggal datang ke toko perhiasan baik di pasar-pasar tradisional maupun di mall. Setelah melakukan pembayaran Anda bisa langsung membawa pulang perhiasan emasnya.

Emas Dalam Perhiasan Dan Industri


Selama berabad-abad banyak kebudayaan di seluruh dunia mengakui dua hal tentang emas, daya tarik dan nilainya yang tinggi. Dari peradaban Mesir hingga bangsa Aztec, dari peradaban Mesopotamia hingga kerajaan-kerajaan di Arab dan Asia semua setuju dengan kekuatan dan pesona emas. Para pengrajin telah lama mengetahui bahwa emas adalah logam yang mudah ditempa namun mampu mempertahankan bentuknya dalam waktu yang sangat lama. Emas juga merupakan satu-satunya logam yang tidak akan beroksidasi dalam suhu ruangan, menjadikannya logam yang tidak akan pernah berkarat. Tidak seperti berhentinya penggunaan emas sebagai alat tukar resmi, tidak ada logam lain yang mampu menggantikan posisi emas sebagai bahan baku perhiasaan. Hingga saat ini perhiasaan yang terbuat dari emas masih dianggap terbaik dan mampu menunjukkan status sosial penggunanya. Ada ratusan tradisi yang melibatkan emas, tetap dipertahankan hingga saat ini. Sebagai contoh tradisi memberikan cincin kawin yang terbuat dari emas setidaknya telah berlangsung selama 900 tahun. Proses pengolahan emas dari manual telah digantikan kecanggihan teknologi mesin. Bentuk perhiasan yang sederhana telah digantikan rancangan rumit desainer, tetapi bahan bakunya tetap sama yakni emas. Emas juga dikenal akan sifat elastisitasnya yang luar biasa. Tidak ada logam lain yang mampu menandingi daya daktilitas emas. Satu butir emas berukuran 5mm mampu di tempa menjadi lembaran tipis emas berukuran 0.5m persegi atau ditarik hingga membentuk kawat emas sepanjang 50cm. Kedua sifat inilah yang menjadikan emas banyak digunakan sebagai ornamen istana dan tempat tinggal bangsawan. Dijaman modern, emas telah menemukan peranan baru dalam berbagai bidang industri dan kedokteran. Emas banyak digunakan sebagai pelapis barang-barang industri karena sifatnya sebagai konduktor dan permukaannya mampu merefleksikan sinar infra merah. Mulai dari industri telekomunikasi sampai program luar angkasa menemukan manfaat dari emas sebagai satusatunya logam yang tidak dapat berkarat. Belum lagi dalam bidang kedokteran. Melalui serangkaian penelitian, para ahli telah membuktikan bahwa emas mampu melawan sifat korosif dari bakteri, menjadikannya ideal sebagai bahan dasar implan telinga. Emas juga mulai digunakan pada sejumlah pengobatan experemental melawan kanker prostat.